Bisa untuk Identifikasi, Kontrol, dan Sistem Pertahanan

by admin

Dosen dan mahasiswa yang tergabung dalam Solusi Sistem Informasi (SSI) Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya sukses menelurkan sistem identifikasi, kontrol, dan keamanan valid.

ITCoPS adalah nama perangkat itu, yang berasal dari akronim identification-trust-controlprivilege- security . Karena bisa membuat sendiri, Institut Bisnis dan Informatika Stikom merupakan satu-satunya kampus di Kota Pahlawan, bahkan di Indonesia, yang memanfaatkan alat pengembangan teknologi radio frequency identification (RFID). ITCoPS bisa pula diterapkan di daerah basis pertahanan.

Untuk mengabsen jumlah personel, memanaj keluar-masuk senjata, memanaj amunisi dan lainnya. Keberadaan ITCoPS diperkenalkan di Institut Bisnis dan Informatika Stikom kemarin. Uji coba perdana oleh Rektor Prof Budi Djatmiko. Di Kampus Jalan Kedung Baruk, Surabaya, itu, ITCoPS diterapkan untuk banyak hal.

Untuk parkirinformation system (Paris), yakni sistem parkir terpadu yang menggabungkan kemudahan, kehandalan dan keamanan berbasis RFID. Selain itu, vending machine untuk melakukan deposit dan transaksi pembelian. Mendukung Sistem Informasi Mahasiswa (Student Integrated Information System /SIIS) yang terintegrasi untuk memantau aktivitas akademik mahasiswa berbasis RFID.

Sebagai peranti gate perpustakaan untuk data kunjungan serta peminjaman buku. Manajemen akses pada pintu dan ruangan kantor/kelas berbasis RFID, dan presensi online bagi mahasiswa, dosen dan kegiatan lain berbasis RFID juga semakin lebih efisien dengan ITcoPS. “Semua itu terintegrasi dalam satu server . Sebelumnya sistem yang ada parsial, sendiri-sendiri. Ke depan pemanfaatan ITCoPS akan terus dikembangkan.

Bisa untuk sistem pembayaran kuliah dan lainnya,” papar Prof Budi Djatmiko. Rencana pengembangan lain, sebagai pengendali lampu, komputer, penyejuk udara di ruang kuliah. Sistemnya tidak beda dengan saat pertama masuk kamar hotel, gantungan kunci dicolokkan ke tombol dekat pintu untuk memfungsikan AC, lampu, dan perangkat lain. Singkatnya, perangkat kamar yang menggunakan sistem kelistrikan.

Untuk sistem perkuliahan, ITCoPS menjamin dosen dan mahasiswa sama-sama mengedepankan kewajibannya bersamaan sistem absensi. Melihat grafik nilai per semester bisa dilakukan mahasiswa hanya dengan menempelkan ID card dengan chips RFID yang dipegang. ID card bagi tiap mahasiswa memiliki masa berlaku. Jika habis, bisa diperpanjang masa berlakunya.

“ID card mahasiswa ini menjadi satu dengan kartu tanda mahasiswa (KTM),” tutur Budi Djatmiko yang masuk 50 tokoh alumni Universitas Negeri Surabaya (Unesa) berpengaruh sebagaimana buku terbitan Unesa. Keberadaan mahasiswa dengan KTM ITCoPS ini bisa diketahui posisinya selama dalam areal kampus.

Mahasiswa layaknya dilengkapi alat global positioning system ( GPS). Perangkan ITCoPS tidak memerlukan biaya mahal. Untuk pengadaan raider sebagai software pembaca kartu hasil rakitan sendiri, kartu dengan chips RFID yang bisa dibeli di luaran seharga Rp5.000-Rp6.000 per lembar, server , dan kabel line lainnya. “Untuk pembelian kartu ber-chips RFID ini bisa dibeli di luar. Cuma pembeliannya minimal 5.000 lembar kartu.

Kalau untuk biaya total semua perangkat, Rp100 juta cukup,” tambah Vivine Nurcahyawati, Kaprodi Sistem Informasi Institut Bisnis dan Informatika Stikom. Programer ITCoPS Julianto menambahkan, mata kuliah maupun jadwal kuliah bisa dipantau mahasiswa dari KTM. Cuma, sebelumnya mahasiswa memasukan data sebagaimana yang tertera di kartu rencana studi (KRS).

Project Manager ITCoPS Tan Amelia menyebut, pihaknya tidak menutup diri jika ada pihak luar yang berminat menggunakan perangkat ini. “ITCoPS ini alat identifikasi yang unik, memiliki tingkat integrasi yang tinggi. Bisa menjadi alat keamanan sistem informasi,” beber Tan Amelia. Semula ITCoPS akan menggunakan retina mata dan sidik jari untuk identifikasi pemegang KTM ber-RFID. Lantaran sering tidak terdeteksi, deteksi sulit akhirnya digunakan RFID.

SOEPRAYITNO
Surabaya

sumber : http://www.koran-sindo.com/news.php?r=5&n=32&date=2016-01-28