Brilian, Aplikasi Pembelajaran Berbasis Hibrid Institut Bisnis & Informatika Stikom

by admin

Demo Aplikasi Brilian

Demo Aplikasi Brilian

SURABAYA, PortalJatim.com – Seirang berkembangnya teknologi, perkuliahan tak harus terjadi tatap muka antara mahasiswa dan dosen. Hal ini yang diterapkan Institut Bisnis dan Informatika Stikom, Surabaya dengan Brilian, aplikasi pembelajaran berbasis hibrid.

Rektor Institut Bisnis dan Informatika STIKOM Surabaya, Prof. Dr. Budi Jatmiko mengatakan hal ini seiring dengan Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 49 Tahun 2014 Tentang Standart Nasional Perguruan Tinggi.

“Dengan aplikasi ini memudahkan mahasiswa dalam mengumpulkan tugas tanpa kertas dan dosen dapat memerikasa tugas dengan cepat dan langsung perindividu,” katanya dalam Media Gathering pengenalan Brilian, Metode Pembelajaran Hybrid Learning Dengan Memanfaatkan Google Apps For Education, Kamis (29/01/2015).

Gagasan awal pembuatan aplikasi ini dicetuskan Alumnus Jurusan Sistem Informasi, Institut Bisnis dan Informatika Yoe One Ariestya Niovitta yang masih berstatus mahasiswa dan menjadi Brand Ambassador Google untuk wilayah Asia Tenggara 2013-2014. “Saya katakan ada banyak layanan Google yang memudahkan mahasiswa seperti Google Aps for Student, kenapa tidak dimanfaatkan Stikom,” ceritanya.

Ungkapan Yoe One ini langsung memantik reaksi para dosen, mereka pun langsung membuat konsep aplikasi pembelajaran yang memanfaatkan layanan Google. Empat bulan konsep dan aplikasi ini dibuat dan mulai tahun ajaran 20154-2015 Brilian menjadi aplikasi wajib untuk mahasiswa baru Stikom.

Salah satu dosen pembuat aplikasi Brilian Sri Hariani Eko Wulandari mengungkapkan, layanan ini memenuhi kebutuhan mahasiswa masa kini yang senang berselancar di dunia maya dibandingkan duduk, diam dan mendengarkan dosen mengajar.

Untuk bisa masuk ke aplikasi ini, mahasiswa harus memiliki ID dan password. Mereka lalu memasukkan mata kulaih apa saja yang akan diambil semester ini. Dari sini akan muncul data masing-masa mata kuliah. “Mahasiswa hanya bisa mengakses mata kualihnya. Di luar itu tidak bisa,” paparnya.

Masing-masing mata kuliah akan menampilkan delapan menu yakni Course, Forum, Assignmeny, Announcement, Score List, Lecturer Minutes, Syncronous Learning dan Anti Plagiarism.

Menu Course berisi materi-materi yang akan diajarkan di mata kuliah itu selama satu semester. Materi ini bisa di download gratis oleh mahasiswa. Mahasiswa tidak perlu mencatat apalagi memfotokopi atau membeli bukunya

Sementara menu Forum dipakai interaksi atau tanya jawab antara mahasiswa dan dosen. Lalu menu Assignment berisi informasi dan tugas-tugas yang diberikan dosen. Menu Announcement berisi pengumuman yang diberikan dosen tentang mata kuliahnya atau hal-hal lain berkaitan dengan proses perkuliahan.

Menu Score List berisi nilai-nilai yang dibeikan dosena tas tugas-tugas yang sudah dikerjakan mahasiswa dan menu Lecturer Minutes berisi absensi atau berita acara pengajaran. Menu yang paling banyak disukai mahasiswa adalah Syncronous Learning.

Menu ini bisa dipakai mahasiswa dan dosen untuk proses perkuliahan secara online dengan posisi mereka saling berjauhan. Pengaplikasian Brilian diperagakan Dosen Sistem Informasi Erwin Sutomo bersama enam mahasiswanya yang berada di lokasi lain.

“Aplikasi ini membuat perkuliahan fleksibel; dimanapun dan kapanpun serta mengubah paradigma kuliah yang kaku dan tidak menyenangkan menjadi mudah dan menyenangkan,” tutupnya. (dne)

 

Sumber: http://portaljatim.com/pendidikan-kesehatan/item/2599-brilian-aplikasi-pembelajaran-berbasis-hibrid-institut-bisnis-informatika-stikom