Stikom On Media

Berita STIKOM Surabaya di berbagai media.

Punggawa Stikomagz Belajar Proses Produksi Majalah dari Surabaya City Guide

Demi meningkatkan kualitas produksi majalah kampus, Mahasiswa Stikom Surabaya mengunjungi kantor majalah Surabaya City Guide pada Rabu,(10/4). Menurut Dhita Ariesta, Pimpinan Redaksi Stikomagz Majalah Surabaya City Guide (SCG) menjadi inspirasi produksi majalah kampus yang hampir redup.

Ada 15 mahasiswa dan 2 pendamping dari Humas Stikom Surabaya yang berkunjung ke kantor Majalah Surabaya City Guide. “Kita pingin punya majalah Stikom dan bisa ngeliput majalah sendiri yang bagus dan gak monoton. Harapannya juga temen-temen bisa lebih kreatif dan pengen gaya desain produksinya sekeren SCG,” tegas Dhita.

Kunjungan ini diterima oleh AZ Alim Pimpinan Redaksi Majalah SCG dan Dukut Noegroho dari divisi Artistik. Dalam materinya, keduanya secara bergantian memberikan materi tentang proses produksi dan pengerjaan desain dari majalah yang tahun ini menginjak usianya ke 13 tahun. Penjelasan materi ini pun mendapat respon positif dari mahasiswa dengan memberikan pertanyaan dan diskusi ringan terkait materi yang diberikan. Di akhir kunjungan, Elsa Pebriatanti selaku Humas Stikom memberikan cinderamata kepada Majalah SCG.

 

 

 

 

 

 

*Sumber : Online | Julajuli | Edisi 10 April 2019 |http://www.julajuli.com/read/2019/04/10/2032/Punggawa_Stikomagz_Belajar_Proses_Produksi_Majalah_dari_Surabaya_City_Guide#.XK6N8msbWoY.whatsapp

Ingin Tampil Profesional, Stikomagz Belajar ke Majalah SCG

Achmad Zainal Alim pimpinan redaksi Majalah SCG menjelaskan sistem manajerial Majalah SCG kepada anggota Stikomagz, pers kampus Stikom Surabaya di hall Suara Surabaya, Rabu (10/4/2019). Foto: Dimas Raditya Majalah SCG

suarasurabaya.net – Stikomagz, pers kampus Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya bertandang ke kantor redaksi Majalah Surabaya City Guide (SCG) di Kampoeng Media Suara Surabaya, Rabu (10/4/2019). Rombongan yang terdiri dari pembina, penasehat, dan 15 mahasiswa ini ingin mempelajari tata letak (layout) dan manajerial majalah profesional.

Elsa Pebriatanti, pembina Stikomagz, mengatakan, selama ini UKM yang langsung di bawah bimbingan Humas Stikom ini melaksanakan studi ekskursi ke majalah kampus lain. Kali ini mereka belajar ke SCG karena pada edisi selanjutnya Stikomagz ingin tampil lebih profesional.

Selain itu, Ryan Adi Djauhari, penasehat Stikomagz, menambahkan, gaya desain Majalah SCG sesuai dengan yang mereka inginkan, yaitu yang disukai anak muda. “Majalah SCG mudah diterima masyarakat dan desainnya mudah kami pelajari,” ujarnya.

Dukut Noegroho, tim artistik Majalah SCG memaparkan seluk beluk teknis tata letak Majalah SCG. Foto: Dimas Raditya Majalah SCG

Materi manajerial disampaikan langsung oleh Achmad Zainal Alim pimpinan redaksi Majalah SCG. Alim menjelaskan secara lengkap mulai pemasaran, pendanaan, sampai hal-hal teknis pengelolaan redaksi majalah tak berbayar degan oplah terbanyak di Surabaya ini.

“Majalah SCG adalah satu-satunya free magazine yang mempungai basis pelanggan tetap. Kami melayani masyarakat Surabaya dan menjadi referensi bagi orang yang akan ke Surabaya,” kata Alim.

Selanjutnya, Dukut Noegroho, tim artistik Majalah SCG memaparkan seluk beluk teknis layout majalah. Mulai software yang biasa digunakan sampai pemilihan gaya desain.

Kunjungan ini ditutup penyerahan cenderamata dan foto bersama.(iss/ipg)

*Sumber : Online | Suarasurabaya.net | Kampoeng Media | Edisi Rabu, 10 April 2019 | https://www.suarasurabaya.net/kampoengmedia/news/2019/219242-Ingin-Tampil-Profesional,-Stikomagz-Belajar-ke-Majalah-SCG

Jokowi, Dilan, dan “Buzz”

Jakarta – Di tengah masifnya produk yang ditawarkan dalam media promosi, hal yang paling penting dilakukan adalah bagaimana membuat kreativitas yang dapat mencuri perhatian masyarakat. Dengan demikian, materi produk akan mudah diingat sekaligus menjadi perbincangan di masyarakat. Tanpa diminta, masyarakat dengan suka rela saling mengabarkan berita positif seputar produk tersebut. Dari sisi finansial, keberhasilan dalam mencuri perhatian ini bisa menghemat biaya promosi yang cukup besar.

Kreativitas inilah yang terlihat dalam aksi-aksi komunikasi yang dilakukan oleh capres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi), dalam debat capres-cawapres Pemilihan Umum 2019 yang digelar sejak 18 Januari 2019 lalu. Read the rest of this entry »