Cultural Exchange Busan – Surabaya Resmi Dibuka

by admin

DSC_0333Surabayastyle – Program Cultural Exchange Busan – Surabaya resmi dibuka di Gedung Serbaguna Stikom Selasa (09/08/2016). Ragam hiburan mewarnai pertukaran budaya antar mahasiswa beda negara yang dihadiri oleh Rektor Stikom, Pemkot Surabaya, serta perwakilan delegasi dari Dong Eui University tersebut, sebagai upaya peningkatan khazanah budaya jelang Cross Culture pada 14 Agustus mendatang.

Cultural Exchange merupakan agenda yang rutin diadakan setahun sekali oleh Pemkot Surabaya, dimana kali ini Stikom mendapat kehormatan sebagai tempat terselenggaranya program ini. Acara dibuka delegasi Stikom lewat tarian Bang – bang Wetan. Selanjutnya delegasi Dong Eui University menampilkan tari tradisional Korea Selatan ( tari Samulnori ), dengan hentakan cymbal dan gendang yang atraktif. Lagu K – Pop yang sedang digandrungi anak muda saat ini lumayan mencuri perhatian para mahasiswa Stikom untuk ikut menikmati dance yang rancak penuh semangat.

Ada yang mengundang tepuk tangan riuh dari para mahasiswata Dong Eui tatkala seorang mahasisiwi dari Stikom menyanyikan sebuah lagu Korea. Banyak emosi tercipta ketika acara ini terlaksana, bahagia, bangga sekaligus merasakan kedekatan sebagai sesama mahasiswa meskipun beda rumpun bahasa.

Eksplor bela diri lewat atraksi Silat Merpati Putih dan Taekwondo mendapat applaus dari semua yang hadir. Selain perform, rombongan Universitas Dong Eui akan dijamu dengan jajanan tradisional Indonesia. Pada akhir sesi kegiatan, digelar semacam perlombaan untuk lebih mempererat delegasi Dong Eui dan Stikom Surabaya.

Mahasiswa Dong Eui sendiri akan tinggal selama seminggu di kota pahlawan. Mereka akan ditempatkan di SMA 3 , SMA 19 dan SMA 5 untuk memberi pelajaran yang terbagi dalam empat cluster, dan akan diikuti kurang lebih 100 – 150 siswa. Pertukaran budaya juga merupakan langkah awal jelang Cross Culture 14 Agustus di G walk, sebagai upaya meningkatkan khazanah budaya.

Cultural Exchange Busan – Surabaya merupakan hubungan kerjasama kota bersaudara ( Sister city ) yang dilaksanakan antar pemerintah kota, pemerintah kabupaten, dan pemerintah kota administratif dengan pemerintah kota setingkat di luar negeri, yang secara formal digunakan sejak tahun 1993. Meskipun di Indonesia sendiri sister city sudah mulai muncul pada tahun 1960 an.

“Mengawali dari kerjasama Pemkot Surabaya dengan Korea Selatan (Busan) yang berkaitan dengan pertukaran budaya kali ini termasuk dalam ” The Program Volunteer Corp ” dari Dong Eui, dimana rutin dilakukan setahun sekali sejak 2013 “, Urai Sigit Priyo Sembodo, Dikmenjur Dispendik Surabaya kepada Surabayastyle.com

” Program ini diisi dengan berbagai pelatihan untuk SMAN / SMKN se-Surabaya, diantaranya pendidikan bahasa dan budaya Korea, pelatihan Taekwondo serta informasi dan teknologi. Sedangkan untuk pertukaran budaya hanya dilakukan antar perguruan tinggi “. Demikian lanjutnya.

Secara signifikan perkembangan kerjasama sister city kota Surabaya mengalami keberhasilan. Terbukti dengan beberapa penghargaan yang diterima, Best Practice Sister city dari Kementrian Dalam Negeri dan penghargaan bidang lingkungan yaitu City To City Award dari CITYNET. (ZO)

*sumber : http://surabayastyle.com/cultural-exchange-busan-surabaya-resmi-dibuka/