Di Hadapan Mahasiswa, Dahlan Iskan Beberkan Kiat Memulai Bisnis

by admin

Surabaya (beritajatim.com) – Dahlan Iskan menegaskan bahwa para generasi muda atau mahasiswa yang akan memulai berbisnis agar tidak selalu mengeluhkan soal modal yang biasanya menjadi penghalang. Dahlan lebih menekankan pada kepercayaan.

Kiat bisnis ini ini ditegaskannya di hapadan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya, Rabu (13/12/2017).

“Kalau masih mengeluh soal modal, saya yakin orang itu pada dasarnya tidak ingin jadi pengusaha. Kenapa demikian? Karena pastikan waktu anda akan habis untuk memikirkan modal saja,” terang Dahlan.

Ia memaparkan, jika ingin terjun ke dunia bisnis harus dengan kesabaran guna menemukan sebuah inspirasi terobosan. “Meskipun produk yang akan dibisniskan sudah ada di pasaran, calon pebisnis itu harus lebih mengembangkan lagi artinya mencari ‘dewa’ dalam sebuah produknya. Artinya, di dalam berbisnis itu tidak boleh asal-asalan,” papar Mantan Menteri BUMN ini.

Mantan dirut PLN ini juga mengungkapkan kalau ingin memiliki bisnis, jangan sekali-kali memikirkan yang instan dan langsung membayangkan memeliki perusahaan besar. “Dalam dunia bisnis itu dimulai dari hal yang kecil dan fokus. Tidak ada bisnis yang instan dan langsung menjadi besar dalam sekejap,” jelasnya.

Pria yang akrab di panggil DI ini memberikan istilah dua pilihan, bisnis ingin tinggi seperti Gunung Semeru atau rendah seperti Gunung Kawi? DI justru mengajak untuk memilih Gunung Kawi lantaran terkenal akan laris manisnya.

Selain itu, para pebisnis harus pandai menciptakan emosi kepada orang untuk membeli. “Tantangan berikutnya adalah menciptakan daya tarik dan meningkatkan mutunya. Bukan karena harga atau yang lain,” ungkap Dahlan.

Menurut pria yang memulai karirnya sebagai reporter ini, seorang pebisnis harus membulatkan tekad dan niatnya terlebih dahulu dalam menjalankan bisnis. Niat yang lurus akan menjadi langkah utama kesuksesan.

“Pemantapan niat juga akan menghasilkan tingkat kefokusan untuk berbisnis di bidang tersebut akan meningkat secara menyeluruh. Pebisnis harus meluruskan niat dan perencanaan yang jelas agar lebih fokus dalam bidang yang dijalaninya,” tuturnya.

Setelah kesiapan, tambahnya, pebisnis juga harus siap untuk ditipu dalam bertransaksi. Sebab, proses tersebut akan mendorong dalam berpikir secara cerdik dan tanggap. “Sehingga pebisnis selalu siap menghadapi berbagai macam karakter konsumen mereka. Jika tidak ingin mengalami kerugian maka harus memiliki strategi yang baik pula,” tandasnya.

*Sumber: http://m.beritajatim.com/pendidikan_kesehatan/315954/di_hadapan_mahasiswa,_dahlan_iskan_beberkan_kiat_memulai_bisnis.html

Edisi Rabu, 13 Desember 2017