Mahasiswa Despro Surabaya Pamer Karya

by admin

img20161206082555

DAUR ULANG: Elma Aprilia, mahasiswa semester I Desain Grafis Stikom, memperlihatkan karya teman-temannya dari bahan bekas yang didaur ulang.

SURABAYA – Jurusan desain produk industri di Jawa Timur masih minim. Hingga saat ini, baru perguruan tinggi di Surabaya yang memiliki jurusan tersebut. Yakni, ITS, Stikom, Ubaya, ITATS, dan iSTTS.

Para mahasiswa yang menempuh pendidikan tersebut pun terus berusaha mengenalkan jurusan itu kepada masyarakat umum. Caranya, antara lain, mengadakan seminar nasional, dan pameran. Himpunan Mahasiswa Desain Produk Industri (Hima IDE) ITS berperan sebagai inisiator. Selama lima hari mereka menggelar kegiatan tersebut di kampus.

Ada tiga seminar berbeda yang diselenggarakan dalam tiga hari. Antara lain, seminar dari para perajin yang membuat produk dengan bahan unik, seminar tentang cara pengemasan yang menarik, dan seminar desain alat-alat transportasi.

Ketua Hima IDE ITS Hamasah Dinillah mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan untuk menjawab pertanyaan mahasiswa despro dari universitas di luar Jatim. Selama ini, mereka menganggap desain produksi di Jatim masih minim. “Kami ingin lebih mengenalkan kampus dengan menghidupkan despro di Jatim,” tuturnya kemarin (5/12).

Untuk seminar tersebut mereka hanya mengundang perguruan tinggi di Surabaya yang memiliki jurusan despro. Selain itu, ada masyarakat umum yang tertarik untuk melihat kegiatan tersebut.

Begitu pula peserta pameran. Hima IDE mengundang empat perguruan tinggi yang memiliki jurusan despro untuk memamerkan karya masing-masing.

Halimah Ayu Lidyasari, mahasiswa Desain Produksi Ubaya yang mengikuti pameran, memajang sebuah tas yang nyaman untuk jalan-jalan. Tas buatan Halimah bisa dipakai sesuai selera. Bisa dibentuk backpack atau tote bag. (ant/c11/nda)

 

*Sumber: Jawa Pos | Edisi Selasa 6 Desember 2016 | Pendidikan | Hal. 27