Menyambung Sejarah Teknologi Informasi Lewat Museum

by admin

COLORS RADIO – Semenjak masuk di era millenium, yang namanya teknologi terus berkembang pesat. Bahkan, 1 dekade setelahnya, bidang teknologi informasi makin punya peran penting dalam kehidupan manusia. Berangkat dari hal tersebut, Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya meresponnya dengan meresmikan Museum Teknologi Informasi.

Dalam peresmiannya kemarin (28/11) di Kampus Stikom Surabaya, penggagas museum, Listya Sidharta, S.Kom sempat prihatin karena banyak mahasiswa-nya yang lebih mengenal flashdisk ketimbang disket. \”Evolusi perangkat keras dan lunak di bidang teknologi terlampau cepat, sehingga manusia tidak sempat mengenal dengan baik satu per satu perangkat pendahulunya,\” sebut Ketua Yayasan sekaligus alumni Stikom tersebut.Museum yang dikerjakan sejak awal 2017 ini ditujukan sebagai media pembelajaran bagi mahasiswa atau publik, khususnya untuk bisa mengenalkan perubahan fisik yang terjadi dari dulu sampai sekarang. \”Sejauh ini, belum ada Museum Teknologi Informasi di Jawa Timur, bahkan nasional,\” imbuh Prof. Dr. Budi Jatmiko M.pd, Rektor Stikom.

Ada yang unik dari Museum yang dikerjakan mandiri oleh Stikom itu, di mana pengunjung akan diajak mempelajari sejarah sesuai rentang waktunya. Mulai dari zaman sebelum masehi seperti saat lahirnya huruf dan angka, lanjut ke munculnya alat hitung, evolusi komputer dari generasi pertama sampai terkini, hingga berbagai jenis buku tentang teknologi.

\”Banyak yang bilang ini belum bisa dikatakan sebagai museum, karena tempatnya kecil dan lebih layak disebut sebagai mini museum. Tapi saya tetap menyebut ini sebagai museum karena sesuatu yang mini akan sulit untuk menjadi maxi. Selain itu, pastinya semua barang yang ada di sini juga masih akan terus bertambah,\” tutup Listya. (ron/colorsradio)

edisi Rabu, 29 November 2017