Nyalakan Lampu Dengan Smartphone

by admin

alat keamanan rumah android

alat keamanan rumah android

SURABAYA, PortalJatim.com- Saat berpergian, kita seringkali lupa menyalakan lampu dibeberapa bagian rumah, seperti taman ataupun depan rumah. Kita juga sering ragu apakah rumah sudah terkunci atau belum. Hal ini yang mendasari mahasiswa Sistem Komputer Stikom Surabaya, Yohanes Wahono, sebagai ide tugas akhirnya.

Dengan penggunaan pengguna ponsel pintar berbasis Android Yohanes menciptakan software berupa perintah yang dapat mengawasi dan mengendalikan keamanan rumah. “Secara sistematis, alat ini bekerja ketika ponsel pintar Android menerima input berupa suara dari pengguna kemudian mengirimkan sinyal perintah tersebut kepada sebuah microcontroller yang dirangkai sebelumnya,” katanya Rabu (02/10/2013).

Prinsip kerjanya, pengguna hanya perlu memanfaatkan fasilitas Google Voice Input sebagai software dasar perintah suara bawaan dari Android. Disini, pengguna dapat memberikan perintah dari jarak jauh. Untuk itu dibutuhkan koneksi internet dan sebuah access point yang menghubungkan Android dengan alat bantu pendukung.

Sementara, aplikasi ini dibuat masih terbatas untuk mengunci atau membuka pintu dan menyalakan atau mematikan lampu. “Saya berpikir bagaimana memanfaatkan Android untuk keperluan sehari-hari. Apalagi, produk ini bisa diimplementasikan dimana saja. Dengan aplikasi ini pemilik rumah hanya perlu bermodal ponsel pintar Android dan sebuah access point yang dijual dipasaran tanpa membutuhkan komputer,” lanjut Yohanes.

Kaprodi S1 Sistem Komputer Stikom Surabaya Dr Jusak mengaku terapresiasi oleh hasil karya inovatif Yohanes. Selama dua bulan, Yohanes mengalami banyak trial error namun akhirnya berhasil dengan temuan bahwa microcontroller bertenaga 32 bits bisa mengendalikan 30 alat.

“Harapannya aplikasi ini bisa diimplementasikan secara massal untuk keamanan rumah. Karena, saat ini memungkinkan alat komunikasi mampu melakukan perintah-perintah lewat Android,” ujar dosen penguji Yohanes ini.

Namun, karena hanya sebagai tugas akhir, kekurangan terkait microcontroller ini, diakui Jusak perlu banyak perbaikan, yakni ketika perintah tersebut terjadi trouble. Feedback kepada pengguna ketika perintah gagal terlaksana belum ditelili dengan baik.

“Ini basic tapi bisa diperbaiki. Saya pikir, suatu saat bisa dikembangkan, mungkin secara otomotis bisa membuka pintu rumah. Tapi yang perlu diperhatikan adalah teknis keamanan yang lebih maksimal,” pungkasnya. (dne)

Sumber: http://portaljatim.com/index.php/pendidikan-kesehatan/item/1351-nyalakan-lampu-dengan-smartphone