Stikom On Media

Berita STIKOM Surabaya di berbagai media.

Masih Bisa Bertahan 10-15 Tahun

News Analysis

Dr Haryanto Tanuwijaya SKom MMT

Ketua Prodi S1 Manajemen STIKOM Surabaya

SURYA.co.id – Warnet lahir karena pada masa itu internet masih sulit dan mahal. Orang harus punya personal computer atau laptop dan harus berlangganan jaringan (internet).  Munculnya warnet menjembatani kebutuhan masyarakat akan internet dengan biaya murah. Read the rest of this entry »

Seni Film yang Mendarah Daging

Mohkamad Adi Sucipto. Muda dan liar, kesan inilah yang tergambar dari sosok mahasiswa semester 6 Perfilman dan Tv Multimedia Stikom Surabaya, Mohkamad Adi Sucipto. Read the rest of this entry »

Puspita Prawiswari: Buah Kerja Keras dan Doa Orangtua

SURYA.co.id  SURABAYA – Mendapatkan indeks prestasi komulatif (IPK) bagus merupakan impian setiap mahasiswa. Prestasi itu pula diwujudkan Puspita Prawiswari dengan memperoleh IPK nyaris sempurna.

Namun, gadis asal Mojokerto ini mengaku untuk memperoleh hal itu tidaklah mudah.

Selain harus menyeimbangkan dengan kegiatannya di berbagai organisasi, ia juga harus membagi waktu dengan pekerjaannya, yakni sebagai dokumentasi dan editor di ARTV School of Public Speaking.

Terkait kiat-kiatnya mendapatkan IPK 3,91 dan berhasil lulus dalam waktu 3,5 tahun, gadis  berusia 22 tahun ini  menyebut selalu menjalaninya dengan baik dan tidak membuang-buang waktu.

“Pada hakikatnya, kita nggak tahu apa yang akan terjadi besok. Maka dari itu, saya selalu mengerjakan sesuatu dengan total semua tugas hari itu juga, saat itu juga,” tutur lulusan DIV Komputer Multimedia Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya ini, Jumat (20/4/2018).

Meski sering mendapat nilai A, Puspita tetap menganggap ada satu mata kuliah yang ditakuti.

Ia sempat tidak pede bisa meraih nilai A karena mata kuliah tersebut membutuhkan skill komputer yang tinggi.

“Nama mata kuliahnya 3D modelling pemograman web. Susah karena pakai coding, sedang aku jurusan seni,” ujarnya.

Solusinya ia minta tolong temannya yang jurusan Sistem Informasi untuk mengajarinya.

Peraih juara pertama lomba PKM-GT Karya Tulis Internal 2017 ini bahkan mengaku tidak percaya bisa mendapatkan nilai A untuk mata kuliah tersebut.

“Saya yakin hasil ini buah kerja keras serta doa orang tua,” pungkasnya.

*Sumber : Cetak | Surya | Edisi Sabtu, 21 April 2018 | Hlm. 1

http://surabaya.tribunnews.com/2018/04/20/puspita-prawiswaribuah-kerja-keras-dan-doa-orangtua.