Pengolah Susu Otomatis Karya Mahasiswa STIKOM

by admin

Institut Bisnis dan Informatika STIKOM Surabaya menggelar produk inovasi mahasiswa. Ada sedikitnya 22 karya luar biasa hasil pengejawantahan Tugas Akhir (TA) yang dipamerkan sekaligus didemonstrasikan penggunaannya di kampus Jalan Wonorejo, Kamis (6/9/2018).

Pendeteksi kematangan buah apel, alat pemilih buah strawberry, compact green house pembudidaya tanaman krisan, tempat sampah otomatis yang bisa memilah jenis sampah, alat pengering pakaian jeans, dan masih banyak karya lain mahasiswa.

Dari sekian banyak karya, alat pengolah susu otomatis yang menarik perhatian. Bagi pengusaha susu, khususnya peternak masih banyak yang mengalami kesulitan dan kesalahan cara pengelolaan susu yang benar.

Hal ini menjadi keprihatinan oleh beberapa mahasiswa STIKOM Surabaya. Hal ini melatar belakangi mahasiswa untuk menciptakan alat lewat TA. Dengan menciptakan alat pengolah susu dapat mengoptimalkan kualitas dan ketahanan susu yang dapat mengurangi kerugian peternak dengan mudah.

TA ini sebagai wujud pengabdian masyarakat. Alat pengolah susu yang diciptakan Pravastara Agastansa ini akan diserah terimakan oleh Program Kemitraan Masyarakat Kelompok Usaha Susu Sapi Provinsi Jawa Timur, di Peternakan Drajat Farm, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo.

Mahasiswa menciptakan alat pasteurisasi, sebagai proses pemanasan yang mencegah kerusakan susu akibat aktivitas mikroorganisme perusak (patogen) dengan tetap menjaga kualitas nutrisi susu. Dengan dua teknik yang berbeda, Dimas Bayu Pratama, mahasiswa lain, menciptakan alat menggunakan gelombang mikro.

Sedangkan alat pengolahan manual menggunakan kontrol  Proportional Integral Derivative (PID) oleh Pravastara Agastansa. PID menggunakan kompor gas, dapat mengontrol suhu pada susu menggunakan servo pada knop kompor, agar menghasilkan suhu panas yang sesuai dan bisa berputar di dalam panci.

Pasteurisasi dengan menggunakan kontrol PID ini juga berhasil mendapat pendanaan pengabdian hibah dari Dikti yang beranggotakan mahasiswa dan dosen. Pravastara Agastansa P.B. dan Renggy Nikiuluw beserta dosen, Jusak, Harianto dan Yosefine Triwidyastuti.

“Dengan alat ini, pasteurisasi bisa dilakukan secara otomatis, tanpa menggunakan tenaga manusia. Sehingga bisa meningkatkan omzet tanpa mengeluarkan tenaga yang banyak,” ungkap Yosefine, dosen S1 Teknik atau Rekayasa Komputer.

“Awalnya saya mendapat ide ini karena banyak peternak sapi yang mengeluhkan soal pengolahan susu sapi yang cukup menyusahkan. Berkat itu saya dapat ide buat membuat alat yang memudahkan pekerjaan mereka, dan juga cukup hemat,” tutur Pravastara Agastansa P.B selaku mahasiswa penemu alat tersebut. (him/ano/mmx/yan)

*Sumber : Cetak | Memo X | Surabaya X | Edisi Jumat, 7 September 2018 | Hal. 9 dan 15

https://memontum.com/54724-pengolah-susu-otomatis-karya-mahasiswa