Sajikan Komik Tutorial Dolanan

by admin

Surabaya – Ketika Sigit Dwiki Darmawan masih kecil, permainan seperti petak umpet dan benteng-bentengan bisa dijumpai dengan mudah. Hamir setiap hari anak-anak memainkannya. Baik di sekolah maupun di sekitar rumah.

Namun,  kini permainan tradisional tersebut sangat jarang ditemui. Bahkan, mungkin banyak anak, yang sudah tidak tahu cara memainkannya. Anak-anak zaman sekarang lebih mengenal game online melalui gadget daripada permainan fisik.

Lantas, Sigit berinisiatif menciptakan karya tugas akhir yang aplikatif. Yakni, membuat komik permainan tradisional asli indonesia,” tuturnya saat mengikuti pameran karya tugas akhir mahasiswa S-1 Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya di East Coast Center kemarin.

Tak hanya komik Ayo Dolan, pameran tugas akhir mahasiswa DKV angkatan 2013 itu diisi berbagai karya lain. Total ada 25 mahasiswa dengan 25 karya yang ditampilkan hingga hari ini.

 

*Sumber:  Cetak Jawa Pos | Edisi 27 Agustus 2017