Stikom On Media

Berita STIKOM Surabaya di berbagai media.

Terorisme dari Kacamata Neotic Science

Manusia terbagi dalam bangsa, negara dan segala perbatasan.
Tanah airku adalah alam semesta.
Aku warna negara dunia kemanusiaan. (Kahlil Gibran)

Oleh: Jusak (Dosen di Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya)

Dr. Jusak Irawan

Dr. Jusak Irawan

Kata neotic berasal dari sebuah kata dalam bahasa Yunani neotis/neotikos yang bisa diartikan secara harfiah sebagai kebijaksanaan batin (inner wishdom) atau pemahaman subjektif (subjective understanding). Namun, apabila kata neotic dan science digabungkan, Institute of Neotic Sciences (IONS) mendefinisikannya sebagai studi ilmiah yang mempelajari pengalaman-pengalaman subjektif. Juga, bagaimana kesadaran batin manusia itu dapat memengaruhi dan bahkan mengubah dunia di sekitarnya.

Memang, sepintas neotic science, tampaknya, sangat berkaitan dengan segala sesuatu yang berbau kegiatan paranormal dan kegiatan pencapaian kesadaran batin yang lain seperti melakukan meditasi dan sebagainya. Namun, kita akan melihat neotic science dari perspektif yang lain. Read the rest of this entry »

Mahasiswa STIKOM Surabaya Aplikasi Rapat Online & Navigasi

Lestanto Sedang mendemokan aplikasi buatannya.

Lestanto Sedang mendemokan aplikasi buatannya.

SURABAYA, PortalJatim.com – Keberhasilan sebuah perusahaan terlahir melalui perencanaan dan strategi yang tercipta dalam rapat. Namun terkadang rapat tidak dapat berjalan effektif karena petinggi perusahaan berada di kota yang berbeda, sehingga rapat dilakukan menggunakan teleconference ataupun aplikasi massanger.

Mahasiswa S1 Sistem Informasi Stikom Surabaya Yohanes Ekodono, menangkap fenomena kemajuan teknologi serta perkembangan bisnis secara global menuntut perusahaan harus cepat dan tanggap dalam mengambil keputusan strategis, khususnya melalui sebuah rapat.

Read the rest of this entry »

Mahasiswa STIKOM Ciptakan Aplikasi Pencari Lokasi Berbasis Android

Tanto sedang memperagakan aplikasi buatannya.

Tanto sedang memperagakan aplikasi buatannya.

Surabaya,pl.net – Teknologi navigasi memang sudah sangat canggih, namun tidak semua orang bisa memahami cara membaca peta dalam sistem navigasi. Sebagian orang merasa kesulitan dalam mengenal lokasi baru atau mencari lokasi tertentu melalui sebuah peta.

Selain itu aplikasi-aplikasi GPS sejenis yang beredar masih mengharuskan pengguna untuk mengetikkan nama lokasi yang dicari atau dikehendaki, belum lagi waktu yang diperlukan oleh GPS untuk mendapatkan sinyal, membutuhkan waktu sekitar 15 menitan.

Permasalahan inilah mengilhami mahasiswa S1 Sistem Informasi Stikom Surabaya Lestanto Atmaji untuk membuat solusi praktis dengan menggunakan teknologi augmented reality camera-view pada perangkat berbasis android. Aplikasi buatannya ini lebih cepat dan akurat. Read the rest of this entry »