Stikom On Media

Berita STIKOM Surabaya di berbagai media.

Minum Kopi Serasa Bir

Yoga Saat Berfoto Bersama Karyanya

Yoga Saat Berfoto Bersama Karyanya

Apa yang dilakukan Yoga Pradana, mahasiswa Komputer Grafis Cetak STIKOM Surabaya ini tidak jauh berbeda dengan Vitri. Akan tetapi, yang dilakukan cowok angkatan 2010 ini mengubah tampilan produk kopi menjadi mirip beer. Pertimbangan yang dilakukan Yoga, demikian ia biasa dipanggil, produk kopi yang selama ini hanya disajikan dalam cangkir, kini ia kemas dalam botol dan diberi label Luwak Black Coffee Beer.

Jika di luar ada prouduksi kopi susu dalam kaleng, Yoga membuatnya berbeda. Ia fokus pada produk yang sangat kental dengan nuansa gaya hidup masa kini, yaitu minuman bersoda dengan bahan dasar kopi. Sekilas jika diperhatikan, produk Luwak Black Coffee Beer, nama produk ini, seperti minuman bir yang mengandung alkohol. Namun Yoga menegaskan bahwa produk yang ia desain bebas dari bahan alkohol. Hanya desain yang diusungnya menggunakan konsep dinamis. Bahkan jika disandingkan dengan desain produk sejenis yang mengusung konsem minuman kaleng, Yoga berani bertaruh bahwa desainnya akan mampu bersaing. Senada dengan Vitri, Yoga menganut konsep perfect packaging. Kemasan dipercaya mampu memberikan nilai tambah. Read the rest of this entry »

Mengemas “White Wine” dari Gresik

White Wine Gresik

White Wine Gresik

Wine atau anggur adalah minuman para raja. Disebut demikian karena selain harganya mahal, hanya orang-orang kaya dan para ningrat Eropa yang mempunyai simpanan anggur. Kemasan anggur yang elegan dan tak kekang dimakan zaman menginspirasi Firdaus dari Prodi Komputer Grafis dan Cetak STIKOM Surabaya. Hasilnya, Firdaus mengubah tampilan legen sebagai minuman tradisional Kabupaten Gresik menjadi minuman yang berkelas. Desain yang elegan dengan model botol khas wine dibalut dengan finishing dari wood (kayu) menambah kesan bahwa legen adalah minuman mahal. Read the rest of this entry »

Mendesain Kemasan Agar Berkelas

Vitri Unjuk Karya di sela pameran SPE 2013.

Vitri Unjuk Karya di sela pameran SPE 2013.

Bisnis percetakan masih menjanjikan. Setidaknya sampai dengan 10 tahun yang akan datang. Hal itu yang membuat Nur Laili Vitriyanah, mahasiswa DIII Komputer Grafis dan Cetak STIKOM Surabaya Angkatan 2010 terus menekuni dunia cetak grafis. Salah satu inovasi yang dibuat Vitri, demikian ia biasa dipanggil adalah desain kemasan baik makanan maupun minuman. Konsep yang dibangunpun tidak sembarangan, karena sudah menggunakan konsep teori-teori silent marketing. Dalam konsep silent marekting, Vitri fokus pada kekuatan desain kemasan.

Desain untuk produk makanan dan minuman itu sengaja dibidik karena bisnis makanan di Indonesia akan terus berkembang. Salah satu produk yang dibuatnya adalah desain kemasan untuk kue nastar. Kue nastar yang selama ini hanya dijual dalam kemasan stoples mika transparan, oleh VitriĀ  diubah menjadi kemasan plastik yang diberi sealer kemudian finishing menggunakan bungkus berbahan karton. Jadilah kue nastar yang biasa dijajakan di pasar tradisional menjadi kue nastar layaknya kemasan pabrik. Read the rest of this entry »