Stikom On Media

Berita STIKOM Surabaya di berbagai media.

Wali Kota Risma Resmikan Museum Teknoform Stikom Ada Kalkulator 1920 hingga Teknologi Mifi 2010

Ratusan Perangkat teknologi dipamerkan di Museum Teknologi Informasi (Teknoform) Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya, Selasa (28/11). Museum yang diresmikan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini ini menampilkan berbagai perlengkapan teknologi mulai dari zaman mekanika hingga era digital.

Read the rest of this entry »

TI dari Masa ke Masa

MESIN WAKTU: Pengunjung melihat-lihat koleksi Museum Teknologi Informasi (Teknoform) yang berada di dalam Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meresmikan museum ini kemarin.

SURABAYA – Museum di Surabaya bertambah. Baru saja Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meresmikan Museum Hadji Oemar Said (H.O.S) Tjokroaminoto pada Senin (27/11). Kemarin (28/11) giliran Museum Teknologi Informasi (Teknoform) yang diresmikan. Museum tersebut berada di dalam Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya.

Read the rest of this entry »

Menyambung Sejarah Teknologi Informasi Lewat Museum

COLORS RADIO – Semenjak masuk di era millenium, yang namanya teknologi terus berkembang pesat. Bahkan, 1 dekade setelahnya, bidang teknologi informasi makin punya peran penting dalam kehidupan manusia. Berangkat dari hal tersebut, Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya meresponnya dengan meresmikan Museum Teknologi Informasi.

Dalam peresmiannya kemarin (28/11) di Kampus Stikom Surabaya, penggagas museum, Listya Sidharta, S.Kom sempat prihatin karena banyak mahasiswa-nya yang lebih mengenal flashdisk ketimbang disket. \”Evolusi perangkat keras dan lunak di bidang teknologi terlampau cepat, sehingga manusia tidak sempat mengenal dengan baik satu per satu perangkat pendahulunya,\” sebut Ketua Yayasan sekaligus alumni Stikom tersebut.Museum yang dikerjakan sejak awal 2017 ini ditujukan sebagai media pembelajaran bagi mahasiswa atau publik, khususnya untuk bisa mengenalkan perubahan fisik yang terjadi dari dulu sampai sekarang. \”Sejauh ini, belum ada Museum Teknologi Informasi di Jawa Timur, bahkan nasional,\” imbuh Prof. Dr. Budi Jatmiko M.pd, Rektor Stikom.

Ada yang unik dari Museum yang dikerjakan mandiri oleh Stikom itu, di mana pengunjung akan diajak mempelajari sejarah sesuai rentang waktunya. Mulai dari zaman sebelum masehi seperti saat lahirnya huruf dan angka, lanjut ke munculnya alat hitung, evolusi komputer dari generasi pertama sampai terkini, hingga berbagai jenis buku tentang teknologi.

\”Banyak yang bilang ini belum bisa dikatakan sebagai museum, karena tempatnya kecil dan lebih layak disebut sebagai mini museum. Tapi saya tetap menyebut ini sebagai museum karena sesuatu yang mini akan sulit untuk menjadi maxi. Selain itu, pastinya semua barang yang ada di sini juga masih akan terus bertambah,\” tutup Listya. (ron/colorsradio)

edisi Rabu, 29 November 2017