Stikom On Media

Berita STIKOM Surabaya di berbagai media.

Mahasiswa STIKOM Surabaya Ciptakan Alat Pendeteksi Durian

“Durian itu rentan terhadap kecurangan penjual dalam menentukan matang atau mentahnya durian dan alat ini diciptakan untuk membantu konsumen mengetahui tentang matang atau tidaknya durian.”

Mahasiswa Institut Bisnis dan Informatika STIKOM Surabaya, Jagad Lanang Surobramantyo, mencoba alat pendeteksi kematangan buah durian buatannya di kampus setempat, Kamis (17/3). (Foto Antara Jatim/Hesty Putri Utami/16/emy)

Mahasiswa Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya, Jagad Lanang Surobramantyo, mencoba alat pendeteksi kematangan buah durian buatannya di kampus setempat, Kamis (17/3). (Foto Antara Jatim/Hesty Putri Utami/16/emy)

Surabaya (Antara Jatim) – Mahasiswa Institut Bisnis dan Informatika STIKOM Surabaya, Jagad Lanang Surobramantyo, menciptakan alat pendeteksi kematangan buah durian guna mengantisipasi kecurangan penjual tentang kualitas buah durian.

“Durian itu rentan terhadap kecurangan penjual dalam menentukan matang atau mentahnya durian dan alat ini diciptakan untuk membantu konsumen mengetahui tentang matang atau tidaknya durian,” katanya di Surabaya, Kamis. Read the rest of this entry »

Mahasiswa Stikom Perkenalkan Manfaatkan Sensor Gas untuk Deteksi Durian Masak, Begini Cara Kerjanya

Jagad Lanang Surobramantyo menunjukkan cara kerja alata temuannya, Kamis (17/3/2016).

Jagad Lanang Surobramantyo menunjukkan cara kerja alata temuannya, Kamis (17/3/2016).

SURYA.co.id | SURABAYA – Sensor gas selama ini hanya digunakan mendeteksi kebocoran gas elpiji. Namun, di tangan mahasiswa semester akhir Sistem Komputer, Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya sensor ini menjadi komponen penting alat pendeteksi matang tidaknya buah durian.

Adalah , Jagad Lanang Surobramantyo (23), mahasiswa tersebut. Dia memaparkan cara kerja alat ini pada Kamis (17/3/2016). Read the rest of this entry »

Tahu Durian Matang tanpa Membelah

BELUM ADA SAINGAN: Jagad Lanang mempraktikkan alat ciptaannya yang bisa mendeteksi kematangan durian.

BELUM ADA SAINGAN: Jagad Lanang mempraktikkan alat ciptaannya yang bisa mendeteksi kematangan durian.

JAWA POS (18/03) – Bagi penyuka durian, tidak gampang mengetahui kematangan buah durian tanpa membukanya. Bahkan para penjualnya sekalipun. Setelah dibelah, durian itu sering kali belum matang sehingga pembeli kecewa karena buah tersebut tidak bisa dikembalikan dan dimakan.

Melihat fenomena itu, Jagad Lanang Surobramantyo, mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen Informatika & Teknik Komputer (Stikom) Surabaya, membuat alat pendeteksi kematangan buah durian. Alat tersebut dilengkapi dengan sensor sistem penciuman elektronik deret sensor gas semikonduktor (TGS). “Fungsinya sebagai pengukur tingkat kematangan buah,” ujar Tyo, sapaan akrabnya. Read the rest of this entry »