Teknoform, Museum Teknologi Informasi Pertama

by admin

SURABAYA-kanalsembilan.com

Pesatnya perkembangan atau evolusi perangkat keras dan lunak dalam bidang teknologi informasi menyebabkan manusia tidak sempat mengenal satu persatu perangkat-perangkat pendahulunya.

Hal ini yang melatar belakangi Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya mendirikan Museum Teknologi Informasi. Ketua Yayasan Putra Bhakti Listya Sidharta, S.Kom mengatakan hingga saat ini masih belum ada museum yang memperlihatkan wujud barang-barang yang terkait dengan teknologi informasi maupun perangkat keras komputer secara kasat mata.

“Museum ini semacam napak tilas untuk memperlihatkan perubahan fisik teknologi informasi yang terjadi sejak masa lalu hingga masa sekarang dalam hal ukuran serta kemampuan. Juga sebagai sarana pembelajaran bagi masyarakat awam pada umumnya serta untuk para pemerhati dan pencinta teknologi informasi khususnya,” katanya.

Adanya Museum TEKNOFORM memperlihatkan secara lebih detil komponen-komponen yang membentuk peralatan tersebut. Lebih lanjut, masyarakat secara langsung dapat melihat hubungan antar peralatan dalam satu rangkaian fungsional serta mengetahui banyak hal yang terkait dengan TI sejak awal peradaban manusia hingga tren di masa depan.

“Memang ada kesulitan dalam mengumpulkan beberapa perangkat TI jaman dahulu seperti computer apple generasi pertama yang harus didatangkan dari Amerika. Museum ini dilengkapi perkembangan teknologi informasi dari masa ke masa. cikal bakal Teknologi Informasi mulai jaman purbakala hingga era lahirnya personal computer,” papar pengagas Museum TEKNOFORM itu.

Walau terletak dilingkungan Kampus Stikom, Museum TEKNOFORM terbuka untuk umum. “Kami berharap dengan keberadaan museum ini masyarakat dapat mengetahui lebih dalam dan lebih mudah tentang evolusi perangkat keras Teknologi Informasi, dan melihat perkembangan secara visual dan nyata,” tutup Alumni Stikom itu.(made/zainuddin).

*Sumber: http://kanalsembilan.com/detailpost/teknoform-museum-teknologi-informasi-pertama

edisi Selasa, 28 November 2017