Temukan Dewa dalam Produk

by admin

INOVATIF: Dahlan Iskan (tiga dari kiri) ditemani Rektor Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya Prof Budi Djatmiko (kiri) memperhatikan penjelasan mahasiswa mengenai karya di FEB Fair 2017 kemarin.

Surabaya Dahlan Iskan selalu bersemangat memberikan motivasi kepada generasi muda. Kemarin (13/12), dia kembali berdiskusi dengan anak muda yang berkumpul di aula Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya dalam FEB (Fakultas Ekonomi dan Bisnis) Fair.

Dalam kesempatan tersebut, Dahlan mengutip filasafah kuno. Yakni, gunung tidak perlu tinggi, yang penting ada naganya. Filsafat itu dinilai tepat bagi siapa saja yang ingin berbisnis.

Merujuk pada filsafat tersebut, tak perlu muluk-muluk dalam berbisnis. yang penting ada kekhasan yang bisa menjadi dewanya, ujar Dahlan. Karena itu yang ingin membuat produk maupun berbisnis harus menciptakan dewa atau naga dari produk atau bisnis yang ditekuni.

Dahlan mengeutip filsafah itu setelah mengunjungi stand-stand karya mahasiswa. Dia mengapresiasi salah satu stand inovasi mahasiswa jurusan Sistem Informasi. Padahal tim mahasiswa tersebut baru duduk di semester 1. Mereka adalah Muhammad Biaggi Al-Fiqrie, Fadhli Dzil Ikhram, dan Mochammad Imam Mahudi.

Ya, mereka dinilai sudah menemukan dewa atau naga dari ide produk yang dibuat. “Kalau Pak Rektor dan Pak Dekan belum, saya menganggap Anda sudah S-1,” kata Dahlan yang disambut girang oleh Biaggi dan rekan-rekannya.

Dalam bisnis, persaingan tak bisa dihindari. Seorang pebisnis tidak boleh merasa bahwa produknya adalah temuan yang paling bagus. Padahal, inovasi selalu bermunculan. “Pengusaha tidak perlurisau akan modal, birokrasi, dan paten. Pengusaha tidak pernah mengeluh. Kesulitan dihadapi dan diselesaikan,” tuturnya. (puj/c18/nda) (els)

 

*Sumber : Jawa Pos | Pendidikan | Edisi 14 Desember 2017 |Hal. 23